Sebelum bercerai pikirkan dahulu sebab-sebab perceraian. Jangan sampai karena hal sepele menjadikan rumah tanggal porak poranda. Jadi sebagai masukan bercerai saya mencoba melakukan langkah-langkah pertimbangan pemikiran sebagai berikut?
1. Mengapa aku ingin bercerai?
1. Mengapa aku ingin bercerai?
Coba pikirkan secara matang mengapa anda mantap untuk bercerai. Jangan sampai keinginan bercerai karena emosi sesaat.
2. Apakah aku sanggup untuk memulai hidup baru?
Perlu diingat dengan adanya perceraian maka akan timbul hidup baru yang berbeda sama sekali dengan ketika kita masih melajang dan ketika masih menikah, karena bagi yang sudah bercerai akan mempunyai status sebagai janda atau duda.
3. Apakah aku sanggup secara ekonomi?
Salah satu penyebab perceraian adalah masalah ekonomi, jangan sampai karena masalah ekonomi yang sebenarnya masih bisa dibicarakan terjadi perceraian, terkecuali ada hal-hal tertentu.
4. Apakah anak-anaku siap bila orang tuaku bercerai?
Saipkan mental anak-anak jangan sampai anak tidak tahu kalau orang tuanya bercerai. Tekankan bahwa walaupun orang tuanya bercerai tetap akan mencintai dan memperhatikan anak-anaknya.
5. Siapakah yang mengasuh anakku?
Rundingkan secara baik-baik mengenai pengasuhan anak, jangan sampai masalah pengasuhan anak menjadi bumerang dalam proses perceraian.
Jadi pertimbangkan baik-baik sebelum bercerai, jangan sampai menjadi batu sandungan.
2. Apakah aku sanggup untuk memulai hidup baru?
Perlu diingat dengan adanya perceraian maka akan timbul hidup baru yang berbeda sama sekali dengan ketika kita masih melajang dan ketika masih menikah, karena bagi yang sudah bercerai akan mempunyai status sebagai janda atau duda.
3. Apakah aku sanggup secara ekonomi?
Salah satu penyebab perceraian adalah masalah ekonomi, jangan sampai karena masalah ekonomi yang sebenarnya masih bisa dibicarakan terjadi perceraian, terkecuali ada hal-hal tertentu.
4. Apakah anak-anaku siap bila orang tuaku bercerai?
Saipkan mental anak-anak jangan sampai anak tidak tahu kalau orang tuanya bercerai. Tekankan bahwa walaupun orang tuanya bercerai tetap akan mencintai dan memperhatikan anak-anaknya.
5. Siapakah yang mengasuh anakku?
Rundingkan secara baik-baik mengenai pengasuhan anak, jangan sampai masalah pengasuhan anak menjadi bumerang dalam proses perceraian.
Jadi pertimbangkan baik-baik sebelum bercerai, jangan sampai menjadi batu sandungan.
.jpg)
No comments:
Post a Comment